09.25

Memutih rambutku

Hingga memutih rambutku
Aku tak peduli
Namamu masih tersimpan rapi dalam sudut terindah di dadaku

Walau kau membalasnya dengan dekapan air mata
Walau kau menikam dengan tajamnya sembilu di ulu hatiku
Aku tetap menantimu
Menantimu

Mungkin tak berarti apa-apa tukmu penantianku ini
Mungkin aku teramat naïf
Memujamu setinggi nirwana

Hingga rambutku memutih
Aku tak peduli
Akan kutunjukkan pada dunia
Bahwa cintaku menantimu
Tak kenal batas waktu


( lembah hijau 12 mei 2009 01.30 wit )

0 komentar: